Anda mungkin merasa sudah memenuhi semua persyaratan dalam pengajuan pinjaman. Tapi kenapa ya, pengajuan tersebut masih saja ditolak? Yang tidak Anda tahu, bank sendiri sebenarnya memiliki banyak pertimbangan sebelum bisa menerima atau menolak pengajuan kredit dari seseorang. Jadi bukan hanya sekedar sudah memenuhi syarat lalu pasti diterima. Ada beberapa hal yang menjadi penilaian dari pihak bank seperti berikut ini:

Kemampuan Anda untuk melunasi hutang

Hal ini menjadi penilaian utama bank untuk menerima atau menolak pengajuan kredit Anda. Sebab kemampuan Anda dalam melunasi hutang sangatlah penting untuk dipastikan. Sederhananya, jika orang dengan penghasilan Rp 5 juta per bulannya meminjam dana dengan nominal sangat  besar dan harus melakukan cicilan hingga Rp 4 juta per bulan, maka bisa dipastikan lambat laun akan terjadi kredit macet. Memang benar penghasilannya masih mencukupi untuk membayar cicilan, tapi bagaimana dengan biaya hidup dan juga keluarga yang ditanggung? Itulah mengapa kemampuan Anda untuk melunasi hutan harus rasional saat dilihat dari besarnya penghasilan.

Track record Anda dalam dunia perbankan

Kalau Anda dinilai mampu untuk melunasi pinjaman dengan penghasilan yang ada, maka bank akan melakukan penilaian selanjutnya yakni mengecek track record Anda dalam dunia perbankan. Di sini bank akan mencari data mengenai Anda di Bank Indonesia, mengenai daftar pinjaman yang pernah dilakukan dan bagaimana proses pelunasannya. Meski Anda sering berhutang, tapi kalau selalu melunasi pinjaman tepat waktu, maka hal tersebut tak jadi masalah. Yang jadi masalah adalah jika Anda sering berhutang namun sering pula terjebak dalam kredit macet. Bank akan berpikir dua kali untuk memberikan pinjaman kepada Anda.

Dana Pinjaman Bank

Jaminan yang dimiliki

Pihak bank juga akan mengecek apakah Anda memiliki aset yang bisa dijadikan sebagai jaminan. Hal ini juga tak kalah pentingnya untuk menjadi jalan keluar terakhir saat sewaktu-waktu Anda ternyata tidak bisa melunasi pinjaman. Dengan adanya jaminan ini, maka pihak bank bisa menyita aset sewaktu-waktu sesuai dengan nominal yang memang dibebankan kepada Anda. Apalagi kalau Anda meminjam dana dengan jumlah besar, maka jaminan ini wajib hukumnya.

Kemampuan untuk membayar down payment

Apabila Anda mengambil program kredit rumah di bank, maka bank akan menetapkan jumlah down payment atau uang muka yang harus dibayarkan. Misalnya saja harga rumah mencapai Rp 500 juta, maka bisa jadi DP-nya mencapai puluhan juta. Nah, seringkali banyak orang yang tidak mampu untuk membayar uang muka tersebut sehingga pengajuan kreditnya ditolak oleh bank. Banyak pula yang akhirnya terpaksa melakukan 2 pinjaman berbeda untuk bisa melakukan hal ini. Tapi hal ini sangat beresiko, sebab bank tidak akan meloloskan pengajuan kredit jika Anda diketahui memiliki pinjaman di tempat lain.

Nah, kalau Anda sudah mengetahui hal apa saja yang menjadi pertimbangan bank saat mengabulkan permohonan kredit, mulai saat ini persiapkan semuanya supaya Anda bisa mendapatkan pinjaman yang dibutuhkan.