Kamu pasti sering mendengar istilah KTA alias kredit tanpa agunan. Kredit tanpa agunan ini berarti kredit atau pinjaman yang bisa didapatkan di lembaga keuangan, biasanya bank, tanpa harus menjaminkan sesuatu. Pernah kan, dengan cerita mengenai rumah yang disita gara-gara peminjam tidak bisa mengembalikan kreditnya di bank? Nah, kredit tanpa agunan ini jelas terlihat lebih aman karena membuatmu tidak akan kehilangan harta benda yang dimiliki. Tapi di sisi lain, ada kelebihan dan kekurangan dari kredit tanpa agunan. Berikut informasinya:

kredit-tanpa-agunan

Kelebihan kredit tanpa agunan

Kelebihan pertama dari kredit tanpa agunan adalah persyaratannya yang sangat mudah. Untuk memperoleh pinjaman, kamu hanya tinggal memasukkan berkas-bekas seperti Kartu Tanda Penduduk, Kartu Keluarga, slip gaji, dan juga rekening selama beberapa bulan terakhir. Setelah itu, kamu tinggal menunggu hingga kredit disetujui oleh pihak peminjam. Lamanya penyetujuan ini bervariasi tergantung pada lembaga tempat kamu melakukan peminjaman.

Tapi pada umumnya, persetujuan peminjaman ini bisa diterima dalam waktu 3×24 jam, tanpa perlu adanya survey baik melalui telepon ataupun dengan datang ke rumahmu. Jadi bisa dibilang sistem pinjaman yang satu ini dapat diandalkan untuk kamu yang membutuhkan sejumlah uang dalam waktu mendesak. Selain itu, fasilitas kredit tanpa agunan ini juga bisa dengan mudah  didapatkan di hampir semua bank yang ada di Indonesia. Tinggal kamu pilih mana yang terpercaya dan sesuai dengan kebutuhan.

Kekurangan kredit tanpa agunan

Ada kelebihan, pasti ada juga kekurangannya. Kekurangan dari kredit tanpa agunan yang pertama adalah bunganya yang lebih tinggi dibanding dengan pinjaman biasa. Hal ini dikarenakan kamu tidak memasukkan apapun sebagai jaminan, sehingga sebagai gantinya lembaga keuangan yang meminjamkan uang menginginkan bunga yang lebih tinggi. Hal ini membuatmu harus lebih berhati-hati dalam memutuskan besarnya pinjaman, jangan sampai nantinya tidak sanggup membayar cicilan setiap bulannya.

Kekurangan lain dari kredit tanpa agunan adalah adanya batas nominal peminjaman. Hal ini diberlakukan karena lembaga pemberi kredit tidak bisa menjamin seratus persen jika dana yang mereka pinjamkan akan kembali. Berbeda dengan kredit yang menggunakan anggunan, saat peminjam tidak sanggup membayar, maka masih ada barang yang bisa disita dengan nilai sebanding. Selain itu, masa pelunasan kredit tanpa agunan ini juga terbilang sangat singkat. Kalau pinjaman biasa bisa dicicil hingga lebih dari 10 tahun, tapi kredit tanpa agunan biasanya memiliki batas maksimal 5 tahun saja, tergantung besar kecilnya uang yang kamu pinjam.

Nah, kelebihan dan kekurangan dari kredit tanpa agunan tersebut bisa kamu jadi pertimbangan sebelum apply pinjaman di lembaga keuangan seperti bank atau koperasi. Yang terpenting, pastikan dana yang kamu pinjam memang dibutuhkan untuk hal yang bermanfaat, misalnya saja untuk modal usaha. Jangan meminjam uang hanya karena gengsi ingin membeli barang-barang mahal yang sebenarnya tidak dibutuhkan. Selain itu, pilihlah lembaga terpercaya yang bisa memberikan kredit dengan jumlah pantas dan bunga tidak terlalu besar.